Model – model Atom

Democritus : zat bersifat kontinu → atom

JJ.Thomson : model kue kismis.

Keberhasilannya :

(1) dapat menjelaskan bahwa atom pada umumnya tidak bermuatan (netral) karena jumlah electron dan proton sama.

(2) atom getarannya selaras.

Kelemahannya : tidak dapat menjelaskan hamburan sinar alfa.

Rutherford : percobaan hamburan partikel alfa (untuk menguji hamburan electron). Hasilnya hampir semua partikel alfa menembus lempeng emas dengan sudut besar/terhambur balik (tidak sesuai dengan model Thomson).

Muatan positif dan sebagian besar massa atom terpusat dalam ruang sangat kecil yang disebut inti atom (Nukleus). . Electron bergerak mengitari inti atom akibat gaya coulomb (mirip dengan model tata surya). Sebenarnya ada 2 gaya yang bekerja yaitu gaya coulomb dan gaya gravitasi tetapi karena gaya grafitasi sangat kecil sehingga dapat diabaikan.

Keberhasilannya :

Mampu menjelaskan hamburan partikel alfa dengan sudut hamburan kecil.

Kelemahannya :

Menurut elektromegnetika klasik (Maxwell) muatan dipercepat akan memancarkan GEM sehingga mestinya electron (yang mengalami percepatan sentripetal) akan kehilangan tenaga dan akhirnya collapse menuju inti → atom tidak stabil , hal ini bertentangan dengan kenyataan.

Bohr : sudah memunculkan kuantisasi besaran fisika (teori kuantum lama).

Postulat 1 :

Atom akan stabil jika momentum sudut electron merupakan kelipatan bulat.

Postulat 2:

Atom akan memancarkan GEM berupa foton jika electron melakukan transisi dari orbit bertenaga lebih tinggi ke orbit bertenaga lebih rendah.

Keberhasilannya:

(1) Dapat menjelaskan bahwa taom itu stabil

(2) Dapat menjelaskan deret-deret pada spectrum atom hydrogen

Kelemahannya:

(1) Berlaku hanya untuk atom sederhana mirip hodrogen (yang mempunyai 1 elektron) : H, He+, Li++, tidak berlaku untuk atom kompleks (yang mempunyai banyak electron)

(2) Belum dapat menjelaskan distribusi intensitas garis-garis spektrum

(3) Belum dapat menjelaskan mengapa tiap garis spectrum (jika diamati dengan resolusi tinggi) sebenarnya terdiri atas beberapa garis yang rapat. Pemecahan garis kucing (garis D) natrium → contohnya.

Contoh-contoh isotop Hidrogen

isotop suatu atom dapat disefinisikan sebagai atom/unsure yang memiliki no atom sama tetapi no massa berbeda. Untuk no atom Z=1, dikenal tiga jenis atom yang merupakan isotop yaitu atom proton yang intinya tidak mempunyai proton, atom deutron (D) yang intinya mempunyai 1 neutron, dan atom triton (T) yang intinya mempunyai 2 neutron. Panjang gelombang garis-garis spectrum emisi isotop-isotop tersebut sedikit berbeda walaupun berasal dari transisi electron yang sejenis, gejala ini disebut pengaruh isotop dan disebakan oleh massa tereduksi.

Pergeseran isotop (isotop shift) relative terhadap spectrum proteum : dibandingkan spectrum proteum semua garis spectrum pada deuterium dan tritium akan sedikit bergeser akibat perbedaan massa inti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: