Energi

Energi meupakan kemampuan melakukan kerja (usaha). Kerja yang dilakukan dapat berbentuk gaya yang menyebabkan perpindahan benda atau perubahan bentuk energi yang dimiliki benda.

Bentuk-bentuk energi.

Energi dapat berbentuk sebagai energi listrik, energi kimia, energi cahaya, energi bunyi, energi mekanik dan lain-lain. Energi kimia contohnya adalah energi yang terkandung dalam bahan makanan seperti nasi, ikan, daging dll. atau yang tersimpan dalam bahan bakar seperti minyak, batu bara dan gas.

Energi Listrik adalah energi yang dihasilkan oleh perpindahan muatan-muatan listrik pada konduktor. Arus listrik tersebut dapat menyalakan berbagai peralatan elektronik yang kita miliki.
Energi Mekanik adalah energi yang dimiliki benda karena geraknya. Energi mekanik memiliki 2 macam energi di dalamnya yakni Energi Potensial (Ep) dan Energi Kinetik (Ek).

Hukum Kekekalan Energi

Yang dimaksud hukum Kekekalan Energi adalah Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi energi hanya dapat bentuk menjadi bentuk energi lain. Dengan demikian suatu energi yang dimiliki oleh suatu benda, maka jika kita amati energi tersebut merupakan perubahan bentuk dari energi lain. Sebagai contoh energi cahaya yang kita lihat terpancar dari sebuah bola lampu listrik, maka cahaya tersebut sesungguhnya merupakan perubahan bentuk dari energi listrik yang mengalir melalui jaringan listrik pada bola lampu.

Energi Mekanik ( Em )

Energi Mekanik merupakan salah satu bentuk energi yang dimiliki oleh sebuah benda yang berkaitan sifat-sifat (gerak) mekanik benda. Energi mekanik (Em) terdiri dari dua buah energi yakni Energi Potensial (Ep) dan Energi Kinetik (Ek) dan secara matematika ketiganya dirumuskan dalam pesamaan sbb:

Em = Ep + Ek — 1)

Energi Potensial ( Ep)

Energi Potensial (Ep) adalah energi yang dimiliki suatu benda yang disebabkan oleh letak/kedudukan benda tersebut. Besar energi potensial benda (Ep) bergantung pada ketinggian (h) artinya semakin tinggi kedudukan benda maka energi potensialnya akan semakin besar, demikian sebaliknya semakin rendah kedudukan suatu benda maka semakin kecil pula nilai energi potensial yang dimiliki benda. Sehingga energi potensial dirumuskan sbb :

Ep = m . g . h — 2)

dimana :
m = massa benda (kg)
g = percepatan gravitasi (m/s²)
h = ketinggian benda (m)

Energi Kinetik (Ek)

Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda yang bergerak, sehingga besar energi kinetik benda sangat dipengaruhi oleh besar kecepatan gerak benda (v). Energi kinetik dirumuskan sbb :

Ek = ½ m . v² —- 3)

dimana :
m = massa benda (kg)
v = kecepatan benda (m/s)

Dari persamaan 1) di atas apabila kemudian digabungkan dengan persamaan 2) dan 3) maka dapat dituliskan persamaan untuk Energi Mekanik sebagai berikut :

Em = Ep + Ek

Em = m.g.h + ½.m.v²

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: