tulang

Untuk mengetahui macam-macam tulang kita bisa memperhatikan tulang ayam yang sering kita komsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Jika kamu amati dengan teliti, tulang tidaklah padat benar. Di bagian tengah tulang ada rongga yang berisi sumsum. Pada tulang yang ukurannya besar, misalnya tulang kaki sapi atau tulang kaki kambing, kamu dapat mengamati hal ini dengan sangat jelas.
Apakah tulang pada tubuh kita ini tumbuh atau hidup? Tentu saja tulang-tulang yang ada pada tubuh kita tersebut tumbuh. Buktinya, dulu saat kamu kecil, tulang-tulangmu berukuran kecil. Namun, sekarang setelah usiamu mencapai remaja, tulang-tulangmu bertambah panjang dan besar. Selain itu, dirimu pun bertambah besar. Bagaimanakah tulang tumbuh? Tulang dapat tumbuh dan memanjang, karena di bagian ujung-ujung tulang terjadi pembentukan sel-sel tulang baru. Pada saat yang bersamaan tulang juga tumbuh melebar dan menebal. Dengan demikian tulang tumbuh memanjang dan melebar secara bersamaan. Pada saat terjadi proses pertumbuhan tulang, di bagian tengah tulang terjadi penghancuran sel-sel tulang sehingga terbentuklah rongga yang selanjutnya diisi dengan sumsum tulang atau disebut juga sumsum kuning.
TULANG
Tubuh manusia terdiri dari tulang-tulang yang sambung menyambung antara satu dengan yang lainnya sehingga membentuk satu kesatuan. Tulang merupakan alat gerak pasif karena tidak dapat bergerak tanpa bantuan otot sedangkan otot merupakan gerak aktif karena mempunyai kemampuan untuk menggerakkan tulang.Adapun fungsi dari tulang antara lain:
1. Tempat melekatnya otot-otot
2. Memberi bentuk pada tubuh
3. Menegakkan tubuh
4. Tempat pembuatan sel-sel darah, yaitu pada sum-sum merah
5. Melindungi organ-oran dalam, seperti jantung, otak, paru-paru dll

Tulang pada manusia dibedakan berdasarkan jenis dan bentuknya. Berikut uraiannya agar kamu lebih jelas.

1. Jenis-Jenis Tulang

Tulang Keras
Secara umum tulang dibedakan menjadi tulang keras dan tulang rawan atau disebut juga kartilago.

Pembentukan tulang dimulai setelah terbentuk tulang rawan. Didalam tulang rawan, terdapat rongga dan terisi oleh osteoblas. Osteoblas akan membentuk osteosit dari arah dalam ke luar (konsentris). Osteosit mensekresikan protein yang akan menjadi matriks tulang. Kemudian, matrik tulang keras terisi kalsium dan fosfat sehingga matriks tulang mengeras. Proses perubahan tulang rawan menjadi tulang keras disebut osifikasi. Namun tidak semua tulang rawan menjadi tulang keras, contohnya tulang hidung, tulang daun telinga, tulang tenggorokan.
Tulang keras tersusun atas sel-sel tulang keras yang disebut osteosit. Tulang keras bersifat keras karena dalam ruang antar selnya terdapat zat kapur atau kalsium. Zat kapur ini terdiri atas kalsium karbonat, kalsium fosfat dan sedikit perekat protein. Matrik-matrik pada tulang membentuk lingkaran konsentris yang disebut lamela. Lingkaran-lingkaran sel matrik tulang keras mengelilingi saluran havers.
Di dalam saluran havers, terdapat pembuluh darah yang merupakan penyuplai zat makanan bagi sel tulang keras. Tiap sel tulang keras dihubungkan dengan sel tulang keras lainnya dan saluran havers oleh kanalikuli. Sel tulang keras mendapatkan oksigen, makanan dan membuang limbah melalui kanalikuli.

Contoh tulang keras, yaitu tulang tengkorak, tulang tangan, dan tulang kaki.

 

 

Macam-macam tulang

t.
2. Tulang Rawan
Contoh tulang rawan adalah tulang hidung dan tulang telinga
2. Bentuk Tulang
Tulang-tulang yang menyusun tubuh kita sangat banyak jumlahnya. Berdasarkan bentuknya, tulang penyusun tubuh kita dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu tulang pipa, tulang pendek, tulang pipih, dan tulang tidak beraturan.
a. Tulang Pipa
Tulang ini memiliki bentuk sesuai namanya, berbentuk pipa. Tulang ini memiliki bentuk memanjang dan tengahnya berlubang. Contohnya adalah tulang paha, tulang betis, dan tulang lengan.
b. Tulang Pendek
Tulang pendek memiliki bentuk sesuai dengan namanya berbentuk pendek. Tulang ini bersifat ringan dan kuat. Meskipun tulang ini pendek, tulang ini mampu menahan beban yang cukup berat. Contohnya adalah tulang pergelangan tangan, telapak tangan, dan telapak kaki.
c. Tulang Pipih
Tulang ini memiliki bentuk pipih seperti pelat. Contoh dari tulang pipih adalah tulang penyusun tengkorak, tulang rusuk, dan tulang dada.
d. Tulang tidak Beraturan
Tulang jenis ini merupakan gabungan dari berbagai bentuk tulang. Contohnya adalah tulang wajah dan tulang yang terdapat pada ruas-ruas tulang belakang. Dapatkah kamu menunjukkan mana tulang pipa, tulang pendek, tulang pipih, dan tulang tidak beraturan pada tubuh kita? Apabila di sekolahmu terdapat model rangka manusia, kamu dapat mencoba menemukan bentuk-bentuk tulang tersebut.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: