rokok dan kanker paru

Disampaikan oleh dr. Arief Hanafi, SpP
PKRS ( Penyuluhan Kesehatan Rumah Sakit ), 23 September 2013

Kanker paru merupakan keganasan yang terjadi pada sel di paru-paru. Berdasarkan data dari registrasi kanker RS Kanker Dharmais selama tahun 2003-2007 kanker paru-paru  menduduki peringkat kedua kanker yang menyerang laki-laki dan merupakan penyebab kematian pertama akibat kanker pada laki-laki.

Kanker paru paling  banyak ditemukan pada usia 40-65 tahun dimana penderita laki-laki 2,5 x lebih banyak dibandingkan perempuan. Mayoritas penderita kanker paru ditemukan dalam keadaan stadium lanjut dan jenis terbanyaknya adalah NSCL ( Non Small Cell Lung ) Adenokarsinoma.

Penderita kanker paru mempunyai waktu untuk bertahan  hidup ( survival ) yang tidak lama. Masa survival penderita rata-rata hanya 21 bulan. Hal ini dapat disebabkan karena kanker ditemukan dalam stadium lanjut dan sifat sel kanker paru relative sulit diterapi. Jika penderita mendapatkan pengobatan atau diterapi, rata-rata masa hidup pasien hanya 26 bulan. Sedangkan jika tidak diobati hanya 10 bulan.

Pengaruh Rokok 

Rokok dapat dikatakan sebagai penyebab utama kanker paru-paru. Berdasarkan survey, 93 % penderita kanker paru adalah laki-laki perokok dan 28,1 % pada laki-laki bukan perokok. Sedangkan kanker paru pada perempuan justru ditemukan 71,9 % pada perempuan yang tidak merokok dan hanya 7 % ditemukan pada perempuan perokok.  Berbagai jenis rokok baik kretek, filter, putih, maupun campuran, mempunyai efek buruk yang sama dan dapat menjadi faktor risiko untuk terkena kanker paru. Perokok aktif dan pasif mempunyai mempunyai risiko yang sama untuk terkena kanker paru dan penyakit lain akibat rokok.

Kandungan Rokok

Hampir semua kanker dapat dihubungkan dengan rokok, contohnya kanker paru, kanker payudara, kanker leher rahim, nasofaring, kanker mulut, tenggorokan, kandung kemih, ginjal, kerongkongan, pankreas dan sebagainya. Hal ini dikarenakan rokok mengandung 4000 bahan kimia, 400 diantaranya adalah racun, dan 40 diantaranya adalah senyawa penyebab kanker (karsinogenik ).

Rokok tidak hanya mengandung senyawa penyebab kanker tetapi juga dapat menurunkan kekebalan paru-paru secara alami. Paru-paru dilengkapi dengan bulu-bulu halus yang disebut silia. Silia berfungsi menyapu racun, virus, dan bakteri yang akan masuk ke paru-paru manusia. AKan tetapi asap tembakau yang menandung tar, membuat silia kering dan lumpuh sehingga zat-zat berbahaya leluasa masuk serta menetap di paru.

Tanda dan Gejala Kanker Paru

    Lokal :

  •  Batuk yang tidak sembuh-sembuh
  • Batuk darah
  • Peradangan

    Regional :

  • Nyeri dada
  • Sesak
  • Leher bengkak
  • Serak
  • Pelebaran pembuluh darah (dada/leher)

    Gejala lanjut

  • Berat badan ↓
  • Lemah
  • Jari tabuh( jari seperti pemukul drum )

    Gejala jika sudah terjadi penyebaran ke organ-organ sebagai berikut  :

  • Otak : sakit kepala, kejang2, lumpuh
  • Tulang : patah tulang
  • Lumpuh : bila tulang belakang patah & menekan saraf tulang belakang
  • Sesak berat : cairan pleura ↑

Faktor Risiko Kanker Paru

•    Usia > 50 tahun
•    Rokok sebagai faktor risiko utama
•    Second hand / environmental tobacco smoke / perokok pasif –> menghisap racun yang sama dengan perokok aktif
•    Terpapar senyawa kimia seperti Radon, asbes, uranium, asap diesel, inhalasi zat kimia atau mineral seperti arsenic, beryllium, cadmium, silica, vinyl chloride, nickel chromium coal, mustard gas dan chloromethyl ethers.
•    Riwayat keluarga kanker
•    Polusi udara
•    Pernah menderita penyakit fibrosis paru

Pengobatan Kanker Paru :

–    Operasi
–    Radiasi
–    Kemoterapi

Pencegahan dan Deteksi Dini

•    Tidak / stop merokok dan  hindari secondhand smoke  dengan menghindar dari asap rokok
•    Berat badan seimbang
•    Meningkatkan aktivitas fisik / olahraga
•    Makan buah dan sayuran, tinggi serat dan rendah lemak
•    Hindari alkohol
•    Kurangi paparan dengan senyawa kimia
•    Melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker paru dengan MSCT  ( Multi Slice CT ) Low Dose / Low Dose CT Scan  secara rutin

Diedit dan ditambahkan dari berbagai sumber untuk http://www.deteksidinikankerdharmais.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: